Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Doa Pembuka Pintu Rezeki (Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya)

Setiap orang pasti menginginkan pintu rezekinya selalu terbuka lebar, dan semua usaha yang dijalani dapat berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Ini adalah hal yang sangat manusiawi dan harapan semua orang, termasuk penulis sendiri dan juga Anda. Iya 'kan? Namun terkadang pengharapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

Berapa sering kita berikhtiar dan sudah berusaha sekuat tenaga, namun pintu rezeki belum juga terbuka. Mungkin penyebabnya karena ada faktor penting lain yang belum kita laksakan dengan sepenuhnya, yaitu doa. Dan bisa jadi kita belum bisa khusyuk berdoa karena belum tahu apa saja doa pembuka pintu rezeki yang makbul serta sesuai dengan tuntunan Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam. Oleh karena itulah artikel ini disajikan untuk Anda.


Doa Pembuka Pintu Rezeki (Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya)


Postingan kali ini mengulas tentang bacaan teks doa pembuka pintu rezeki yang mustajab dan lengkap. (dalam bahasa arab, latin, serta terjemahannya).

Sebaiknya doa ini selalu dibaca secara teratur dan di iringi dengan pengharapan yang tinggi, semoga ALLAH SWT berkenan melapangkan pintu rezeki kita. Dan agar supaya kita tidak kesusahan dalam memperoleh rezeki, baik dalam pekerjaan, bisnis, maupun usaha yang lainnya.

Ingatlah saudaraku, hanya sekedar berupaya dan bekerja keras saja belum-lah cukup, karena sang Maha pemberi rezeki ialah ALLAH SWT. Sudah sepatutnya agar kita harus selalu bergantung dan senantiasa meminta melalui doa kepadaNYA.

Islam sendiri menganjurkan kepada hambanya agar senantiasa berdoa, meminta, serta bermunajat kepada ALLAH SWT. Jadi paduan terbaik adalah dengan bekerja keras dan di iringi doa sepenuh hati.


Yakinlah dengan berdoa, hingga ALLAH SWT hendak mengabulkannya.

Dalam kitab suci Al- Quran, ALLAH SWT berfirman bagaikan berikut:

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS. Al-Mu’min : 60)

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al-Baqarah : 186)".

Kemudian, apa sajakah kumpulan doa mustajab pembuka pintu rezeki dalam islam itu? Mari ikuti tulisan selanjutnya dibawah ini. Saya akan mencantumkan beberapa bacaan teks doa pembuka pintu rezeki yang mustajab. Lengkap dalam tulisan arab, latin, serta terjemahan bahasa Indonesianya.

Doa Pembuka Rezeki 1

اَللَّهُمَّرَبَّنَاأَنْزِلْعَلَيْنَامَائِدَةًمِنَالسَّمَاءِتَكُوْنُلَنَاعِيْدًالِأَوَّلِنَاوَءَاخِرِنَاوَءَايَةًمِنْكَوَارْزُقْنَاوَأَنْتَخَيْرُالرَّازِقِينَ

“ Allaahumma rabbanaa anzil‘ alainaa maaidatan minas samaai takuunu lanaa‘ idan liawwalinaa wa aakhirinaa wa ayatan minka warzuqna wa anta khairur raaziqiina”.

Artinya : “Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang orang yang bersama kami dan yang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan engkau, beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki yang paling utama.” (Surat Al-Maidah ayat 114).

Doa Pembuka Rezeki 2

وَيَرْزُقْهُمِنْحَيْثُلَايَحْتَسِبُۚوَمَنْيَتَوَكَّلْعَلَىاللَّهِفَهُوَحَسْبُهُۚإِنَّاللَّهَبَالِغُأَمْرِهِۚقَدْجَعَلَاللَّهُلِكُلِّشَيْءٍقَدْرًا

Wayarzuqhu min haitsu laa yahtasibu waman yatawakkal‘ alallahi fahuwa hasbuhu innallaha baalighu amrihi qad ja’ alalahu likulli syai- in qadran".

Artinya:Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (Surat At Talaq ayat 3)

Doa Pembuka Pintu Rezeki 3

رَبِّاغْفِرْلِيوَهَبْلِيمُلْكًالَايَنْبَغِيلِأَحَدٍمِنْبَعْدِيۖإِنَّكَأَنْتَالْوَهَّابُ

"rabbiighfirlii wahablii mulkan la yanbaghii liahadin min ba'dii innaka antaalwahhab”.

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (Surat Sad ayat 35).

Artikel Menarik Lainnya : Cara Menghapus Dosa Besar Dan Rincian Amalannya

Agar dapat terkabulnya doa kita, maka juga harus memenuhi beberapa aspek dan syarat penting lainnya. Apa saja aspek penting itu? Berikut diantaranya:

1. Bertakwa

Pembuka pintu rezeki yang paling utama adalah bertakwa. Ini merupakan suatu amalan yang dapat melenyapkan semua kesusahan kita, baik di dunia ataupun di akhirat nanti.

Apa Itu Takwa?

Dipaparkan oleh Imam ar- Raghib al- Ashfahani: “Takwa merupakan melindungi jiwa dari perbuatan yang buatnya berdosa serta itu dengan meninggalkan apa yang dilarang serta jadi sempurna dengan meninggalkan sebagian yang dihalalkan.”

Imam Nawawi mendefinisikan dengan lebih simpel: “Menaati perintah- Nya serta menghindari larangan- Nya.”

Jadi kalau ada orang yang selalu membangkang perintah Allah, dan melanggar apa yang dilarang- Nya, maka ini bukanlah ciri orang yang bertakwa.

Dalil Dari Quran Serta Sunnah.

Firman Allah,

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Tholaq: 2-3)

Orang yang bertakwa akan mendapat 2 balasan, yakni:

#1. Allah akan memberinya solusi dan jalan keluar. Yaitu menyelamatkannya dari kesusahan dunia ataupun akhirat, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas: "Bila Kamu mau dimudahkan serta dilancarkan dalam urusan memperoleh pekerjaan, hingga bertakwalah kepada Allah dengan sebenar- benarnya takwa".

#2. Allah hendak memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka- sangka. Yakni memberinya rezeki dari arah yang tidak pernah terpikirkan olehnya.

Misalnya seseorang yang sedang berusaha mencari kerja, dan selalu berdoa dan bertkwa kepada Allah. Maka tiba-tiba saja orang itu mendapatkan tawaran pekerjaan yang bagus, padahal dia tidak pernah melamar di perusahaan tersebut. Entah siapa yang memberikan info tentang kejujurannya, yang jelas pimpinan perusahaan itu merasa tertarik saja untuk mengajaknya bergabung di perusahaan tersebut.

Nah inilah salah satu contoh jalan keluar yang tidak disangka-sangka itu.

2. Tawakal

Pintu rezeki yang keempat: Tawakal. Ini adalah suatu amalan yang sebagian orang (terkadang) salah paham memaknainya.

Apa Itu Tawakal?

Dipaparkan oleh Syaikh Utsaimin kalau,“ Tawakal merupakan menyandarkan kasus kepada Allah dalam mengusahakan apa- apa yang dicari, serta menjauhi apa- apa yang dilarang, diiringi dengan keyakinan penuh kepada Allah Ta’ala.

Dari uraian diatas, maka tawakal ada diatas 2 pondasi; bersandarnya hati kepada Allah serta berusaha mencari rezeki yang dihalalkan.

Oleh sebab itu, jika kita cuma berharap saja tanpa ada usaha, maka itu merupakan suatu kesalahan terhadap arti tawakal yang sesungguhnya. Oleh karena itu wajib untuk pro aktif dalam menjemput rezeki kita, jangan hanya berdoa saja.

Syaikh Abu Hamid mengatakan,“ Bisa jadi ada orang yang mengira kalau arti tawakal itu meninggalkan kerja keras, meninggalkan perencanaan dengan ide dan menjatuhkan diri di atas tanah semacam sobekan kain yang dilemparkan, ataupun semacam daging di atas tempat memotong daging (pasrah salah kaprah). Ini ialah sangkaan orang- orang bodoh dan ditentang oleh hukum syariat.”

Dalil Dari Quran Serta Sunnah.

Firman Allah,

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Tholaq: 3)

Rabi bin Khutsaim mengatakan,“ Artinya merupakan mencukupkan dari tiap yang membuat manusia kecil.”

Suatu hadits yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab bahwasanya Rasulullah bersabda:

“Seandainya kamu bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakal, tentu kamu hendak diberi rezeki sebagaimana Ia menganugerahkan rezeki kepada burung, yang berangkat pada pagi hari dalam kondisi lapar, kemudian kembali pada sore hari dalam kondisi kenyang.”( Al- Musnad, nomor. 205, 1/ 243 nomor. 370)

3. Bersyukur Kepada Allah

Pintu rezeki yang kelima: Bersyukur kepada Allah. Ini adalah suatu amalan yang bahkan bisa melipatgandakan semua nikmat yang sudah kita miliki.

Apa Itu Syukur?

Dipaparkan oleh Ibnu Qayyim dalam kitab Madarijus Salikin,

“Syukur itu adalah sebagai tanda berterima kasih atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada dirinya. Lewat lisan, ialah berbentuk pujian serta mengucapkan pemahaman diri kalau dia sudah diberi nikmat. Lewat hati, berbentuk persaksian serta kecintaan kepada Allah. Lewat anggota tubuh, berbentuk kepatuhan serta ketaatan kepada Allah”

Jadi, syukur yang sesungguhnya merupakan dengan lisan, hati serta perbuatan anggota tubuh.
Bukan cuma dengan lisan saja, tanpa mengakui dengan hati serta tanpa merealisasikannya dalam perbuatan anggota tubuh.

Dalil Dari Quran

“Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran.” (QS. Al Imran: 145).
Imam Ath- Thabari menafsirkan ayat ini dengan mengantarkan riwayat dari Ibnu Ishaq: “ Artinya merupakan, sebab bersyukur, Allah membagikan kebaikan yang Allah janjikan di akhirat serta Allah pula melimpahkan rezeki menurutnya di dunia”( Tafsir Ath- Thabari, 7/ 263)

Artikel Menarik Lainnya : Yakinlah Doa Pasti Terkabul, Apapun Cobaan dan Ujian Hidup, Terus Berdoalah

12 Pintu Rezeki dari Allah Subhanahu wa ta’ ala


Ada 12 pintu rezeki yang tetap kita harapkan keberkahannya.

Pintu- pintu rezeki itu sbb:


Rezeki yang sudah dipastikan – Dalam Surah Huud ayat 6 disebutkan: “Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semuanya (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)”.

Rezeki sebab usaha – Surah An Najm ayat 39 mengatakan: “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya”.

Rezeki sebab bersyukur – Allah berfirman dalam Surah Ibrahim ayat 7: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat’”.

Rezeki yang tidak terduga – di dalam Surah at Thalaq ayat 2 disebutkan di akhir ayat: “…Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya”.

Rezeki sebab istighfar – ada perintah dalam Quran agar tetap beristighfar meminta ampun pada Allah. Perihal ini terdapat pada Surah Nuh ayat 10 sampai 11: “maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu’”.

Rezeki sebab menikah – dalam Surah An Nuur ayat 32: “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui”.

Rezeki dari Anak – ada larangan buat menewaskan anak, apalagi bila ia orang miskin yang takut tidak dapat penuhi kebutuhan anak- anaknya. Perihal ini disebutkan dalam Surah (AL) Isra’ ayat 31: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar”.

Rezeki dari bersedekah – Karena Allah sudah menjanjikan ganjaran yang baik kepada tiap orang yang bersedekah, semacam yang terdapat dalam surat (AL) Baqarah ayat 245: “Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”

Rezeki sebab giat menjalakan tali silaturrahim – Dengan bersilaturahmi, kita bisa memahami lebih banyak orang, menemukan lebih banyak peluang, dan Allah memanjangkan usia kita.

Rezeki sebab iman serta taqwa – Allah hendak membukakan pintu rezeki kepada hambanya yang beriman serta bertaqwa. Orang yang bertaqwa ini pasti akan diberikan oleh Allah kecukupan dari seluruh aspek. Tidak cuma dalam urusan rezeki, juga kecukupan batin (kelapangan jiwa).

Rezeki yang datang dari keiklasan diri, harta, serta selalu menggunakan waktu yang berguna buat urusan Agama.


Allah pasti membantu hamba- hambanya yang senantiasa mencurahkan tenaga serta hatinya buat memperjuangkan agama Allah. Dengan melaksanakan ini, maka insya Allah, kita akan diberikan keberkahan serta kecukupan rezeki.

Rezeki sebab istiqomah membaca Al- Quran, Surah Al - Waqiah, serta Salat sunnah Duha – Kita dapat menggunakan membaca Surah Al - Waqiah diiringi sholat dhuha secara teratur. Dengan metode ini (apabila dilaksanakan secara istiqomah), maka semoga Allah berkenan membukakan pintu rezeki kepada kita.

Artikel Menarik Lainnya : Berhati-hatilah di Usia 40 Tahun ke Atas (Sudah Cukupkah Bekal Anda?)

Demikian postingan tentang doa pembuka pintu rezeki ini. Mudah- mudahan bisa berguna untuk kaum muslimin semuanya. Aammiin.

Assalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Post a Comment for "Doa Pembuka Pintu Rezeki (Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya)"